Hai warga krt saya isteri yang emosinya didera dan dianiaya. Masa dalam pantang saya meroyan disebabkan suami sendiri . Saya dipaksa memuaskan nafsu dia sedangkan masa tu saya baru hari ke 5 berpantang . Saya dengan suami pjj . Saya berharap masa pantang saya dilayan seperti puteri tapi saya silap . Dia balik hanya untuk mencari gado dengan saya dan tak tolong saya uruskan anak . Semua saya uruskan sendiri . Saya sendiri terpaksa mandikan anak dengan cara duduk walaupun masa tu jahitan saya masih bengkak . Dia panggil saya perempuan gile , perempuan meroyan dan perempuan sakit.
Pernah dia memaksa saya melayani dia ketika saya bleeding saya dicekik kemaluan saya terasa pedih sangat tapi dia langsung tak ade minta maaf . Saya tak pernah dengar dia ucapkan terima kasih atas pengorbanan saya melahirkan anaknya seorang diri dan membesarkan anak dia seorang diri. Yang dia tahu menyakitkan hati saya . Dia kata dia sayang saya tapi kalau sayang kenapa aniaya isteri sendiri . Dia pernah nak angkat tangan tampar saya . Dan dia selalu utamakan mak dia dari perasaan saya. Dan mak dia sangat cemburu bila saya dan suami bermesra . Saya jenis tak pandai meluah .
Saya banyak pendam perasaan dari awal kawin sampai sekarang. Perbuatan dia membuatkan saya jadi kasar dengan dia , saya berani memaki hamun dia , saya jadi isteri yang kurang ajar . Kalau kami bergadoh mesti hal kecil jadi semakin besar . Kadang dia jadi suami yang sangat baik kadang kadang dia boleh jadi suami yang sangat jahat . Dia tak pernah memahami saya. saya takot untuk cerai sebab saya takde apa apa . Saya hanya suri rumah. Saya buntu . hati dh tak sayang tapi terpaksa sehidup sematti dengan orang yang dera emosi saya .




